Sambut Liga 1 Musim 2018, Persib Bandung Tambah Pemain Asing

Hanya mampu berakhir di peringkat ke-13 pada klasemen akhir Liga 1 Indonesia musim 2017, Persib Bandung memang harus berjuang keras memperbaiki prestasi mereka. Setelah memecat Djajang Nurdjaman, Persib pun menggaet pelatih baru asal Argentina bernama Roberto Carlos Mario Gomez. Tim berjuluk Maung Bandung ini mengenalkan Gomez sebagai arsitek baru mereka pada akhir November 2017.

 

Masuknya Gomez jelas membuat wajah skuad baru Persib sangat dinantikan. Terbaru, Persib sudah mendapatkan bek asing asal Serbia bernama Bojan Malisic. Sebelum bergabung dengan Persib, Bojan terakhir kali tergabung di klub asal Filipina, Davao Agulias FC. Kepastian masuknya stoper berusia 32 tahun itu menghentikan spekulasi mengenai nama-nama pemain judi online asing yang jadi incaran Persib seperti mantan bek PSS Sleman dan Persela Lamongan, Kristian Adelmund.

 

Masuknya Bojan tentu akan meramaikan posisi bek tengah selain Achmad Jufriyanto dan Wildansyah. Kedatangan Bojan ini menggantikan Vladimir Vujovic yang hengkang di akhir musim 2017. Sekedar informasi, Bojan juga pernah dilatih oleh Gomez kala mereka berada dalam klub South China AA di Hong Kong. Mengenai harga Bojan, situs Transfermark menyebutkan kalau dirinya berlabel 300 ribu euro atau sekitar Rp 4,8 miliar, seperti dilansir Bola.

 

Victor Igbonefo Diikat Tiga Musim Oleh Persib?

 

Selain kehadiran Bojan, Persib sudah sesumbar jika sejak pertengahan Desember kemarin mereka telah mendapatkan bek naturalisasi Victor Igbonefo. Igbonefo sendiri memang sudah resmi tak diperpanjang klub Nakhon Ratchasima asal Thailand. Kini Igbonefo tengah menikmati perayaan Natal di Nigeria dan baru akan memberikan informasi tujuannya kelak setelah Tahun Baru 2018.

 

Hanya saja teman dekat Igbonefo membocorkan kalau mantan pemain Persipura Jayapura musim 2005-2011 itu sudah memilih Persib ketimbang tawaran yang datang dari Sriwijaya FC, Madura United dan Bali United. “Igbonefo dapat kontrak tiga musim langsung dari Persib. Dia suka kontrak jangka panjang. Di Indonesia dia selalu bermain lebih dari dua musim untuk klub yang sama.”

 

Saat bermain di Thailand, Igbonefo memang selalu berganti klub tiap tahun karena statusnya sebagai pemain asing sehingga harus selektif memilih tawaran demi masa depan. Namun saat bermain di Indonesia berstatus sebagai pemain lokal, Igbonefo tentu berhasrat gabung ke tim besar dan mendapatkan tempat tinggal yang nyaman. Namun waktu dikonfirmasi kebenaran apakah dirinya memang bergabung ke Persib, Igbonefo masih malu-malu.

 

Persib Sudah Punya Tiga Pemain Asing

 

Demi melihat sejauh apa ketajaman para pemainnya, Persib memang baru saja usai menjalani pemusatan latihan di Yogyakarta. Dari penilaian sepanjang pemusatan latihan, Gomez akan memutuskan siapa saja pemain yang resmi masuk di skuad utama Persib musim depan. Sejauh ini Persib telah memiliki tiga pemain asing dengan dua di antaranya yang bertahan adalah Ezechiel N’Douassel dan Michael Essien.

 

Ezechiel dan Essien sendiri memang dikontrak Persib selama dua tahun sejak musim 2017. Hanya saja Gomez masih menginginkan pemain asing untuk mengisi posisi penyerang dan bek tengah. Jika Bojan sudah pasti ada di bek tengah, maka kuota pemain asing hanya tersisa untuk posisi penyerang. Namun keinginan Gomez menambah pemain asing dikritisi oleh legenda hidup Persib, Yudi Guntara yang tidak setuju. Menurut Yudi, Persib sudah punya pemain lokal yang tak kalah mumpuni. Hanya saja jika alasan Gomez merekrut pemain asing untuk menggantikan pemain lokal langganan Timnas Indonesia, maka Yudi bisa menerimanya.

 

Persija Siap Untuk Mengikuti Tiga Buah Turnamen Pramusim

Persija Jakarta pasalnya terus berbnah untuk persiapan bergulirnya kompetisi musim depan. Mereka dikabarkan akan mengikuti tiga buah turnamen pemanasan yang dijadikan sebagai persiapan untuk menyambut kompetisi yang berikutnya. Ketiga kompetisi yang mana akan dijalani oleh klub dengan julukan Macan Kemayoran tersebut adalah Suramadu Cup, Piala Presiden, dan juga Boost Sportfix Super Cup.

Suramadu Cup, Piala Presiden, Boost Sportfix Super Cup

Di sela-sela kesibukan uji coba Persija melawan Arcici, klub internal pada hari Rabu, 27 Desember 2017 kemarin, Gege Widiade, Direktur Utama Persija mengatakan pertandingan persahabatan itu adalah sebuah persiapan menjelang tiga buah turnamen pramusim tersebut.

Untuk Suramadu Cup sendiri dan juga turnamen yang ada di Malaysia, Persija sendiri sudah bisa memberikan kepastian. Akan tetapi untuk Piala Presiden 2018 yang mana sampai saat ini masih juga menunggu undangan resmi dan panitia penyelenggara, mereka belum bisa memastikan. “Saya ya, selama saya diundang panitian Piala Presiden, pastilah kami akan merasa sangat terhormat. Namun kalaau memang itu benar-benar Piala Presiden, ya,” ungkap Gede sat dirinya ditemui di lapangan International Sports Club of Indonesia yang berlokasi di Ciputat, tangerang.

Namun dirinya mengaku bahwa sampai saat ini pihaknya belum juga mendapatkan undangan resmi dari panitia Piala Presiden 2018. Menurutnya, sejauh ini ia dan pihaknya baru mendapatkan undangan secra informal saja untuk mengikuti Piala Presiden ketika ia menghadiri rapat Transfer Matching System atau TMS beberapa waktu yang lalu.

“Kalau kami diundang di Piala Presiden, kalau Piala Presiden lho ya, inshaallah kemungkinan besar kami ikut,” tegas Gede lagi. Selain itu manajemen dari Persija juga belum tahu dengan pasti dan dengan jelas regulasi, kewajiban dan juga hak dari panitia pelaksana. Kondisi yang sama juga dialami oleh beberapa klub lainnya yang diundang.

Namun demikian di sisi lainnya, Gede juga memastikan secara tim pihaknya telah cukup siap. Rangkaian dari uji coba juga mesti digelar sebagai salah satu persiapan agar lebih matang.

Turnamen Lainnya

Bukan hanya akan menjalani tiga turnamen pramusim yang sudah disebutkan di atas saja. Pasalnya ada satu lagi turnamen judi bola yang akan diikuti oleh Persija untuk pramusim Persija yakni Piala Walikota Padang. Macan Kemayoran memang jelas wajib untuk mempersiapkan secara matang karena musim depan mereka bakal tampil di Piala Presiden jika diundang.

Nah untuk itu lah mereka ingin mengikuti sejumlah agenda pramusim. Dan selain juga turnamen di Piala Walikota Padang, seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya mereka akan mengikuti turnamen di Malaysia.

Darwis Satmoko, selaku media offcier Persija mengatakan, “Setelah Piala Walikota Padang, kemudian kami bakal ikut Piala Prsedien dan setelah itu kami juga ikut di Malaysia.” Untuk Piala Walikota Padang sendiri sudah digelar pada tanggal 10 sampai 15 Desember kemarin. Beberapa tim besar pasalnya ikut dan termasuk tim dari Malaysia juga.

Beberapa tim besar ikut dalam turnamen tersebut seperti yang dijelaskan Darwin juga. “Ada PSP Padang, ada juga Semen Padang, Arema, Persija, PSMS Medan, Sriwijaya FC, Madura United, dan yang lainnya.”

Persija memang saat ini tengah sibuk-sibuknya mempersiapkan laga untuk musim depan. Maka dari itu setelah Piala Walikota Padang mereka akan menghadapi beberapa lawan di tiga turnamen pramusim termasuk juga Piala Presiden. Namun sebagian besar menganggap pasti Persija Jakarta akan ikut turnamen itu.

Jika Conte Dipecat, Chelsea Akan Bermasalah Musim Depan

Awalnya, Chelsea begitu sangat luar biasa.Namun, belakangan mereka terus mengalami kemunduran. Puncaknya, adanya isu bahwa Antonio Conte tidak akan lagi menjadi manajer Chelsea. Inipun menjadi sorotan para pemerhati sepakbola Inggris atau Premiere League termasuk juga para fans. Nah, ada yang mengatakan jika musim depan Chelsea memutuskan kontrak dengan Conte, Chelsea akan mengalami masalah yang cukup serius. Memang, seharusnya ini diperhitungkan dengan matang.

Chelsea dan Conte Alami Kemunduran

Sebelumnya, Conte telah menunjukkan perasaannya mengenai kegagalan klub untuk mengamankan semua target transfernya, dan dia mengatakan akan “tidak mungkin” bagi Chelsea untuk mempertahankan mahkota Premier League mereka setelah kalah 1-0 dari West Ham awal bulan ini. Jika Chelsea nantinya tidak mempertahankan mantan bos Italia dan Juventus itu, maka sebuah scenario besar tentang kerugian peluang klub untuk mendapatkan kembali gelar tersebut.

Dikatakan jika Chelsea sebenarnya masih memiliki kesempatan untuk memperbaiki kondisi jika semua disusun ulang.Namun, solusinya tentu bukanlah dengan mengesampingkan peran Antonio Conte yang pada awal musim telah mengangkat rasa percaya diri dan kehormatan Chelsea. Sehingga tidak sedikit yang beranggapan bahwa Antonio Conte telah melakukan banyak perubahan pada tubuh Chelsea, jika terjadi pemecatan atau pemutusan kontrak dan dengan kata lain Conte tidak mengasuh The Blues musim depan, Chelsea akan mengalami masalah yang sangat serius.

Antonio Conte adalah manajer yang brilian.Dari setiap karirnya juga menguatkan pendapat tersebut.Antonio Conte dan Chelsea sebenarnya masih memiliki kesempatan untuk memperbaiki diri sebagaimana klub-klub Liga Primer lainnya.Tentu, karena alasan ini pula banyak yang menginginkan agar Conte tetap diberi waktu dan kesempatan untuk memperbaiki Chelsea. Ini akan menjadi pekerjaan yang berat bagi Conte.

Persaingan di Bursa Transfer

Salah satu kekuatan klub tentu datang dari pemilihan materi yang tepat. Untuk hal ini, Conte telah memperingatkan bahwa klub harus mulai bersaing dengan Manchester City di bursa transfer untuk mencegah Pep Guardiola memulai masa dominasi baik di dalam negeri maupun di tingkat Eropa. Ya, City saat ini unggul 11 ​​poin di puncak klasemen Premier League dan dengan pembukaan jendela transfer bulan depan, ada laporan bahwa Guardiola akan melihat untuk menandatangani bek Southampton, Virgil van Dijk.

Chelsea sendiri telah memenangkan delapan dari 10 pertandingan terakhir mereka.Energi dan intensitas Conte di lapangan latihan dewa poker dalam membantu mendapatkan yang terbaik dari para pemainnya juga masih sangat terasa. Terkait dengan hal ini, John Terry, sang mantan kapten Chelsea pun turut berkomentar. Dia mengatakan;  “Ini sangat sulit, secara fisik lebih menuntut (daripada di bawah Jose Mourinho), sedikit membutuhkan ritme yang cepat walau masih dipandang normal bagi pelatih Italia tersebut”.

“Bila Anda bekerja 45 menit sampai satu jam hanya dengan taktik, Anda bisa melihat manfaatnya di akhir pekan sehingga Anda tidak keberatan melakukan hal itu. (Tapi) jika Anda tidak mendapatkan hasilnya, pemain mungkin akan mulai mengatakannya (mengeluh) karena kami melakukan terlalu banyak taktik. Dia memiliki keseimbangan yang sangat baik dalam grup dan pemain menikmatinya.

Langkah Conte mungkin telah berhasil bagi Chelsea pada tahun lalu yang luar biasa dan satu-satunya alasan mengapa hal itu tidak berjalan dengan baik tahun ini adalah karena berbagai alasan tertentu dan salah satunya karena persaingan yang semakin kuat termasuk Manchester City yang telah berada di puncak dan sedang menikmati masa kejayaannya. Apakah mungkin Conte akan dipertahankan? Kita lihat saja nanti.