Gubernur Bali Minta Pendatang Wajib Punya Hasil PCR Covid

Pemerintah provinsi Bali pasalnya mewajibkan Siapa saja yang masuk ke pulau dewata selama perayaan libur natal 2020 dan tahun baru 2020 1 menggunakan transportasi udara semakin menunjukkan keterangan hasil negatif virus Corona dengan menggunakan tester staf atau sukses dengan basis PCR.

Gubernur Minta Wisatawan Dan Pendatang Bali Serahkan Hasil Tes PCR

Hal tersebut disampaikan oleh Gubernur Bali yaitu I Wayan koster yang menyatakan bahwa Ketentuan bandar togel singapura tersebut sudah diatur dalam surat edaran nomor 2021 tahun 2020 soal pelaksanaan kegiatan masyarakat selama libur hari raya Natal dan menyambut tahun baru 2020 dalam tatanan kehidupan era baru di provinsi Bali. Surat edaran yang mana mewajiban tersebut menunjukkan hasil swab test yang berlaku dari 18 Desember 2020 sampai dengan 4 Januari 2021.

“Bagi yang melakukan perjalanan dengan transportasi udara maka wajib menunjukkan surat keterangan hasil negatif uji swab berbasis PCR, paling lama 2 x 24 jam sebelum keberangkatan, dan juga mengisi e-HAC Indonesia,” ungkap wayang coaster bertempat di rumah jabatan jayasabha Denpasar dilansir dari CNN Indonesia hari Selasa (15/12).

Koster juga menjelaskan kalau surat edaran itu diterbitkan karena masih Tingginya tingkat dan juga kasus penawaran positif Corona di wilayah Indonesia tidak terkecuali provinsi Bali. Kondisi ini pasalnya ditandai dengan munculnya Cluster Cluster baru. Selain itu juga dikarenakan meningkatnya arus kunjungan ke pulau dewata dan juga tingginya potensi dari kerumunan selama libur hari raya Natal 2020 serta perayaan menyambut tahun baru 2021 di provinsi Bali.

“Oleh karena itulah perlu sekali untuk semua pihak menjaga kesehatan, kenyamanan dan juga keamanan serta keselamatan dan juga Citra positif Bali sebagai daerah tujuan wisata dunia. Hal ini pun sesuai dengan arahan Bapak menteri koordinator bidang kemaritiman dan investasi Republik Indonesia pada rapat yang diselenggarakan secara virtual tanggal 14 Desember 2020,” ucapnya lagi.

Aturan Untuk Semua Pihak Yang Masuk Dan Akan Keluar Dari Bali

Surat edaran itu juga pasalnya mengatur para pelaku perjalanan yang memakai kendaraan pribadi lewat transportasi darat dan juga laut diwajibkan untuk menunjukkan surat keterangan hasil negatif Rapid Test Antigen yang mana paling lama hanya 2 x 24 jam saja sebelum keberangkatan. “ surat keterangan hasil negatif uji swab berbasis PCR dan juga hasil negatif uji rapid test antigen berlaku 14 Hari sejak ditemukan,”  ungkap Koster yang mana didampingi oleh Sekda Bali, Dewa Made indera.

Sementara itu untuk pelaku perjalanan dalam negeri (PPDN) yang mana berangkat dari Bali, surat keterangan hasil negatif dari uji swab berbasis PCR atau pun Rapid Test Antigen yang mana masih berlaku bisa digunakan untuk perjalanan kembali ke Bali. Ia juga menambahkan di dalam surat edaran tersebut pun diatur juga ketentuan Tiap orang, para pelaku usaha, pengelola, penyelenggara ataupun penanggungjawab tempatnya juga fasilitas umum yang mana melaksanakan aktivitas yang dilangsungkan selama libur hari natal 2020 dan menyambut tahun baru 2021 untuk wajib melaksanakan protokol kesehatan.

Selain itu dilarang juga menyelenggarakan pesta perayaan tahun baru dan semacamnya baik di dalam maupun di luar ruangan seperti misalnya menggunakan petasan, kembang api serta sejenisnya, apa lagi mabuk minuman keras.

Koster Meminta Bupati dan juga Walikota serta camat, kepala desa/lurah, dan juga bendesa adat ke Bali, juga pihak-pihak yang terkait supaya bisa mengkoordinasikan, mengkomunikasikan dan juga menyosialisasikan Surat Edaran itu untuk bisa  dilakukan dengan disiplin, tertib dan juga penuh tanggung jawab.