Rekaman Pencurian Lukisan Van Gogh Dipublikasikan

Museum Singer Laren, Belanda mengalami pukulan telak setelah lukisan karya Vincent van Gogh dicuri pada Senin (30/3/2020) saat dini hari. Juru bicara museum yang berada di sebelah timur Amsterdam itu menyatakan, lukisan Van Gogh yang hilang itu adalah “Spring Garden”. Peristiwa tersebut terjadi saat museum ditutup karena pemerintah menetapkan kebijakan lockdown sejak 12 Maret 2020 demi menghambat penyebaran virus corona Covid-19.

 

Rekaman CCTV memperlihatkan aksi pencurian

Pada rekaman kamera CCTV terlihat aksi si Pencuri menyelinap ke dalam museum untuk mencuri lukisan senilai 150 juta Dollar tersebut. Dengan membawa palu godam pelaku berhasil masuk setelah menerobos pintu kaca dan kabur setelah menggondol lukisan karya seniman jenius itu.

 

Video yang menayangkan rekaman pencurian lukisan itu ditayangkan pada suatu acara televisi di belanda. Berbekal video dari kamera pengawas tersebut masyarakat berharap polisi dapat menangkap pencuri yang sampai sekarang belum terungkap jati dirinya.

 

Lukisan yang digondol tersebut diberi judul The Parsonage Garden at Nuenen in Spring 1884 dan menampakkan taman pastoran di kota Nuenen, dimana sang Pelukis, van Gogh tinggal pada waktu itu.

 

Pada rekaman tersebut menunjukkan pencuri memecahkan pintu kaca dan menerobos masuk melalui toko souvenir.  Pria itu terlihat menggunakan palu godam untuk merusak pintu yang lain dan memasuki ruang galeri saat pecahan kaca dari pintu yang dipecahkan berserakan di lantai museum.

 

Pencuri juga terlihat membawa lukisan tersebut dengan menjepitnya di lengan kanan kemudian kabur. Sebagaimana yang dimuat dalam Daily Mail Rabu (22/4/2020), beberapa rekaman dari kamera pengawas  telah diambil alih kepolisian demi membantu penyelidikan mereka.

 

Evert van Os, Direktur Pelaksana Museum dalam pernyataannya membela sistem keamanan yang diterapkan pada Museum Singer Laren. Yang bersangkutan mengklaim bahwa pengamanan museum telah mendapatkan persetujuan perusahaan asuransi. Pencuri lukisan itu berhasil membobol beberapa pintu serta system pengamanan berlapis yang telah disetujui para pakar.

 

Lebih jauh Van Os menegaskan bahwa rekaman yang dipublikasikan tersebut tak bisa begitu sama menyimpulkan kualitas keamanan di museum dimaksud.

 

Pihak berwenang belum mempunyai petunjuk

Pihak kepolisian yang diwakili oleh Maren Wonder sebagaimana dilansir oleh Opsporing Verzoct menduga bahwa para pelaku memang sengaja memilih untuk menggondol lukisan Van Gogh yang satu ini dibandingkan karya seni lainnya.

 

Hingga saat ini penyidik menyatakan belum jelas apakah pencuri toto togel online beraksi sendirian atau memiliki rekan. Saat ini kepolisian juga tengah mencari kendaraan van putih yang terlihat melintas di depan museum pada rekaman CCV.

 

Lukisan dengan cat minyak di atas kanvas berukuran 10 X 22 inci itu sejatinya adalah pinjaman dari Museum Groninger di kota Groningen. Wonder menyatakan bahwa para penyidik bermaksud mendengarkan para saksi yang mengaku melihat pelaku menggunakan sepeda motor berhenti di luar museum.

 

Selain itu kepolisian juga meminta bantuan masyarakat untuk menyerahkan video, foto, atau dokumentasi apa pun yang direkam sebelum museum ditutup pada masa lockdown. Dokumentasi tersebut diharapkan dapat memberi petunjuk apakah pada masa tersebut ada yang merencanakan pencurian lukisan.

 

Wonder menambahkan bahwa masyarakat dapat membantu jika mereka melihat ada pengunjung atau orang lain dengan aktivitas dan perilaku yang mencurigakan.

 

Lukisan yang dicuri itu menurut berbagai media di Belanda bernilai hingga 2,6 juta poundsterling atau mencapai sekitar Rp 49,7 miliar. Sementara karya Van Gogh yang lain bernilai lebih tinggi, seperti Vase with Fifteen Sunflowers yang nilainya mencapai hampir 25 juta poundsterling di tahun 1987 yang saat ini bisa bernilai setara 60 juta poundsterling (Rp 1,1 triliun).