5 Film Tentang Kesetaraan Gender Yang Wajib Ditonton

Rasanya hingga saat ini aktivitas paling populer yang sering dilakukan orang saat mengisi waktu luang adalah nonton film, baik di bioskop, streaming internet, atau dengan DVD. Tak hanya menjadi sarana hiburan, dengan menonton film orang juga dapat memetik pelajaran karena film juga dapat menjadi bentuk ekspresi serta idealism para pembuatnya. Salah satunya adalah tentang kesetaraan gender yang hingga saat ini masih sering menjadi isu bagi banyak orang.

 

Rekomendasi film tentang kesetaraan gender

Secara umum kita dapat mengartikan ini sebagai perspektif bahwa semua orang seharusnya diperlakukan setara tanpa diskriminasi hanya karena perbedaan gender. Inilah film-film berkualitas tentang kesetaraan gender yang dapat menjadi rekomendasi untuk Anda.

 

Lipstick Under My Burkha

Film yang dibintangi oleh aktris india populer Ratna Pathak Shah ini mengisahkan tentang lika-liku keseharian 4 wanita yang tengah mencari identitas, termasuk kebebasan pribadinya. Mereka terdiri dari seorang mahasiswi yang mengenakan burkha, ahli kecantikan, ibu dari 3 orang anak, serta seorang janda berusia 55 tahun. Ratna Pathak Shah sendiri memerankan janda tersebut. Film ini memang menimbulkan kontroversi termasuk di Negara India sendiri bahkan dicekal di jaringan bioskop India.

 

Lovely Man

Film Lovely Man sukses meraih penghargaan pada kategori actor terbaik pada ajang Asian Film Awards tahun 2012, oleh actor kawakan Donny Damara. Film togel singapura ini mengangkat kisah tentang seorang transgender, Ipuy, yang mencari nafkah demi anaknya, Cahaya, di jalanan ibukota. Cahaya sendiri tumbuh di kota kecil yang sarat dengan nilai-nilai religious yang kental. Di usia dewasanya akhirnya Cahaya berangkat ke Jakarta untuk mencari ayahnya. Konflik dalam film ini adalah tentang dinamika hubungan antara Cahaya dan Ipuy hingga akhirnya keduanya dapat saling berdamai dengan prinsipnya masing-masing.

 

Hidden Figures

Film ini diangkat dari kisah nyata kehidupan Katherine Goble, seorang wanita kulit hitam yang juga ahli matematika di NASA pada tahun 60-an. Selain Katherine, dua orang koleganya juga wanita berkulit hitam, yaitu Dorothy Vaughan, seorang ahli computer dan Mary Jackson yang seorang insinyur. Mereka bertiga adalah wanita keturunan Afrika Amerika pertama yang berkarier di NASA. Selain menghadapi diskriminasi yang berkaitan dengan warna kulitnya, para wanita perkasa ini juga harus bergelut dengan ketimpangan gender demi mendapatkan kesetaraan kesempatan.

 

Dangal

Film Bollywood Dangal bergenre biografi, drama, serta action yang dibesut oleh sutradara Nitesh Tiwari. Dangal mengangkat kehidupan dua wanita bersaudara yang menjadi pegulat wanita pertama di India dan sukses meraih kemenangan di Commonwealth Games 2010. Kedua atlet gulat tersebut, Babita Kumari dan Geeta Phogat, berhasil memboyong dua medali, masing-masing medali emas pada kategori 55 kg dan medali perak pada kategori 51 kg. Kedua wanita tangguh ini mendapatkan pelatihan langsung dari ayahnya, Mahavir Singh yang diperankan oleh actor india populer Aamir Khan. Film yang menginspirasi ini juga sukses menjadi film berpenghasilan tertinggi dalam sejarah industry film India hanya dalam dua minggu penayangannya.

 

Perempuan Berkalung Sorban

Film besutan sutradara kawakan Hanung Bramantyo ini mengangkat kehidupan putri seorang ulama bernama Anissa. Ia tumbuh dewasa di sebuah lingkungan pesantren konservatif di Jawa Timur. Para wanita di lingkungan tersebut sudah sejak kecil diajarkan bahwa mereka kelak harus mengabdi sebagai pelayan suami dan harus tinggal di rumah sebagai ibu rumah tangga. Namun Anissa yang cerdas mempunyai pola pikir yang berbeda. Ia berpendapat bahwa dari segi pemikiran dan pendidikan seorang wanita harus setara dengan pria. Film ini dihiasi oleh sederet bintang populer tanah air di antaranya adalah Reza Rahadian, Revalina S. Temat, Widyawati, dan lain-lain.

 

Yang mana favorit Anda?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *